Jumat, 03 Oktober 2014

#Pintarnet

Pengertian dari Hardware, ISP, dan Jenis-jenis koneksi Internet

A. Hardware
 
Pengertian dari hardware atau dalam bahasa indonesia-nya disebut juga dengan nama “perangkat keras” adalah salah satu komponen dari sebuah komputer yang sifat alat nya bisa dilihat dan diraba secara langsung atau yang berbentuk nyata, yang berfungsi untuk mendukung proses komputerisasi.

Hardware dapat bekerja berdasarkan perintah yang telah ditentukan ada padanya, atau yang juga disebut dengan dengan istilah instruction set. Dengan adanya perintah yang dapat dimengerti oleh hardware tersebut, maka hardware tersebut dapat melakukan berbagai kegiatan yang telah ditentukan oleh pemberi perintah.

Secara fisik, Komputer terdiri dari beberapa komponen yang merupakan suatu sistem. Sistem adalah komponen-komponen yang saling bekerja sama membentuk suatu kesatuan. Apabila salah satu komponen tidak berfungsi, akan mengakibatkan tidak berfungsinya proses-proses yang ada komputer dengan baik. Komponen komputer ini termasuk dalam kategori elemen perangkat keras (hardware). Berdasarkan fungsinya, perangkat keras komputer dibagi menjadi :
 
1. input divice (unit masukan)
2. Process device (unit Pemrosesan)
3. Output device (unit keluaran)
4. Backing Storage ( unit penyimpanan)
5. Periferal ( unit tambahan)

Komponen dasar pada komputer terdiri dari input, process, output dan storage. Input device terdiri dari keyboard dan mouse, Process device adalah microprocessor (ALU, Internal Communication, Registers dan control section), Output device terdiri dari monitor dan printer, Storage external memory terdiri dari harddisk, Floppy drive, CD ROM, Magnetic tape. Storage internal memory terdiri dari RAM dan ROM. Sedangkan komponen Periferal Device merupakan komponen tambahan atau sebagai komponen yang belum ada atau tidak ada sebelumnya. Komponen Periferal ini contohnya : TV Tuner Card, Modem, Capture Card.


B. Internet Servise Provider (ISP)

Pengertian ISP (Internet Service Provider) adalah perusahaan yang menawarkan akses ke internet pelanggan, atau terkdang disebut juga sebagai ISP atau bahkan sebagai IAP, penyedia akses internet. ISP penyedia layanan internet menjaga dan mempertahankan layanan jaringan untuk mentransfer dan memberikan konten web bagi mereka membayar biaya langganan. 

Biasanya, penyedia layanan internet berfokus pada DSL, modem kabel, nirkabel. menggunakan interkoneksi kecepatan tinggi seperti T1 atau jasa serat optik (biasanya disingkat Fios). Meskipun masih kurang umum, ISP saat ini umumnya masih menawarkan layanan internet  dial-up. ada banyak jenis Internet Service Provider, dan dalam setiap penyedia layanan internet sering ada berbagai tingkat layanan, cakupan, serta layanan pelanggan pribadi. Internet Service Provider adalah paket lengkap layanan, yang harus diteliti dan dipertimbangkan sebelum Internet Service Provider yang dipilih.

Tidak seperti koneksi dial-up, DSL dan sambungan kabel yang terbuka sepanjang waktu. Hal ini membuat komputer Anda lebih rentan terhadap serangan virus dan hacker. Hal ini membuat yang jauh lebih penting untuk menjaga software virus pada komputer Anda setiap saat. Jika Anda menggunakan perangkat lunak anti-virus gratis, pertimbangkan untuk menggunakan scanner online gratis seperti Kaspersky atau Norton Antivirus. Juga, ingat bahwa menggunakan komputer lama dengan prosesor lambat dan sedikit memori untuk koneksi Internet yang cepat tidak akan menghasilkan lebih cepat berselancar atau men-download.  

Jenis ISP – Internet Service Provider
Penyedia Layanan Internet (ISP) memiliki beberapa jenis pilihan konektivitas untuk Internet. Setiap ISP berbeda dalam bahwa perusahaan tersebut menyediakan berbagai jenis protokol konektivitas dan kecepatan. Kebanyakan ISP kabel atau DSL, tetapi pilihan lainnya yang tersedia untuk kecil, daerah pedesaan. Sangat penting untuk menganalisis kebutuhan pribadi Anda sebelum memutuskan pada sebuah ISP
  1. Dialup – Meskipun sangat lambat, akses dialup masih merupakan keharusan bagi perusahaan kecil, daerah pedesaan. ISP menawarkan akses dialup di daerah-daerah. dialup mengharuskan pengguna untuk memiliki modem untuk akses Internet. Pengguna memanggil sambungan telepon menggunakan nomor telepon, menghubungkan ke server, dan menggunakan sambungan telepon untuk terhubung dengan internet.
  2. DSL biasanya ditawarkan oleh perusahaan telepon lokal. DSL adalah teknologi yang menggunakan sinyal “ekstra” tidak digunakan oleh sinyal telepon. sinyal “ekstra” membuat penggunaan DSL tersedia bahkan selama waktu ketika telepon berdering atau orang yang menggunakan akses telepon. DSL menggunakan router DSL yang menghubungkan menggunakan kabel telepon ke soket telepon.
  3. Kabel yang ditawarkan oleh perusahaan kabel lokal di lingkungan pengguna. Akses Internet kabel tersedia router dengan menghubungkan kabel ke komputer dan terhubung ke jack yang ditunjuk. ISP Kabel biasanya lebih cepat, terutama di daerah di mana tidak ada banyak penggunaan. Koneksi kabel dibagi oleh tetangga, yang berbeda dari DSL, sehingga kecepatan akses kabel tergantung pada jumlah lalu lintas dari pengguna lingkungan lainnya.
  4. WiFi adalah akses internet nirkabel. Ini digunakan oleh laptop dan ditawarkan secara bebas oleh banyak hotel dan toko-toko kopi. WiFi juga dapat dipasang di rumah untuk orang yang memiliki desktop dan laptop jaringan.
  5. Akses satelit ditawarkan untuk orang-orang yang tidak dapat menerima opsi DSL atau kabel. Akses satelit kecepatan download sangat cepat, tapi kecepatan upload yang digunakan melalui modem, yang sangat lambat. Jenis koneksi ISP digunakan oleh masyarakat di daerah pedesaan yang tidak memiliki koneksi broadband lainnya.

C.  Jenis-jenis koneksi Internet

1. Koneksi Dial Up

Komputer yang dilengkapi dengan modem analog dapat melakukan dial up, yaitu menghubungi server milik ISP untuk memperoleh akses internet. Koneksi dial-up tidak hanya menggunakan jalur telepon rumah (PSTN), tetapi juga bisa menggunakan telepon genggam berteknologi CDMA.

Pertama-tama, komputer melalui modem melakukan pemanggilan telepon (dial-up) ke ISP. Setelah terhubung, komputer akan memperoleh akses internet dari ISP tersebut. Untuk mengakhiri koneksi internet, dilakukan dengan memutuskan hubungan telepon. Pelanggan akan dibebani biaya pulsa telepon plus layanan ISP yang jumlahnya bervariasi tergantung lamanya koneksi.

Modem dial up mengubah sinyal digital dari komputer menjadi sinyal suara (sinyal analog) yang ditransmisikan melalui kabel telepon atau sebaliknya. Itu sebabnya, pada saat koneksi internet berlangsung, kamu tidak bisa menerima atau melakukan panggilan. Modem dial up umumnya diklasifikasikan berdasarkan jumlah bit data yang dapat dikirim per detik (bps, bit per second). Dengan adanya pembatasan interferensi sinyal suara, kecepatan modem dial up maksimum adalah 56 kbps.

Koneksi dengan metode ini paling mudah dilaksanakan, sehingga jangkauannya cukup luas. Kekurangan paling mendasar adalah masalah kecepatan koneksi. Kualitas jaringan telepon yang terpasang sangat berpengaruh pada kualitas koneksi. Hal ini disebabkan karena lebar pita frekuensi yang dipakai rentan terhadap gangguan (noise) yang ditimbulkan dari lingkungan. Meski demikian, masih banyak orang yang mempergunakan layanan dial up karena tidak tersedia layanan hubungan kecepatan tinggi akibat keterbatasan biaya atau karena keadaan geografis yang tidak memungkinkan.
2. ADSL (Kecepatan Akses Internet-ADSL)

ADSL (Asymetric Digital Subscriber Line) adalah suatu teknologi modem yang bekerja pada frekuensi antara 34 kHz sampai 1104 kHz. Inilah penyebab utama perbedaan kecepatan transfer data antara modem ADSL dengan modem konvensional (yang bekerja pada frekuensi di bawah 4 kHz). Keuntungan ADSL adalah memberikan kemampuan akses internet berkecepatan tinggi dan suara/fax secara simultan (di sisi pelanggan dengan menggunakan splitter untuk memisahkan saluran telepon dan saluran modem).

Berapakah Bandwith maksimum yang didapat apabila kita menggunakan akses internet menggunakan ADSL: Untuk line rate 384 kbps, bandwidth maksimum yang didapatkan mendekati 337 kbps, Untuk line rate 384 kbps, throughput rata-rata (kecepatan download) yang bisa didapatkan sekitar 40 Kb/s, Untuk line rate 512 kbps, bandwidth maksimum yang didapatkan mendekati 450 kbps. Untuk line rate 512 kbps, throughput rata-rata (kecepatan download) yang bisa didapatkan sekitar 52 Kb/s.

3. Koneksi dengan Jaringan Leased Line
Jaringan internet leased line artinya jaringan yang tersedia untuk mengakses internet selama 24 jam sehari. Hal ini berbeda dengan dial up, di mana akses internet hanya tersedia pada saat kamu melakukan hubungan ke ISP. Oleh karena itu jaringan leased line juga sering disebut sebagai jaringan dedicated line, yaitu jaringan yang dikhususkan untuk koneksi internet. Jaringan leased line dapat menggunakan jaringan telepon, kabel khusus untuk internet, maupun koneksi wireless. Untuk jaringan yang menggunakan kabel, tersedia layanan ISDN dan DSL. Perhatikan uraian berikut ini!
ISDN merupakan komunikasi melalui jaringan telepon yang dapat memisahkan aplikasi suara (data analog) dengan data nonsuara seperti teks, gambar, dan video (data digital) pada jaringan yang sama. ISDN dikembangkan pada jaringan telepon. Modem ISDN tidak mengubah data digital menjadi data analog atau sebaliknya seperti pada modem dial up (tidak ada proses modulasi dan demodulasi). 

Modem ISDN hanya memproses data digital antara komputer dengan jaringan ISDN. Kecepatan transfer data dengan layanan ini mencapai 128 kbps, lebih cepat bila dibandingkan dengan kecepatan koneksi dial up.

Cara kerja koneksi jenis ini mirip dengan ISDN, yaitu dengan menumpangkan sinyal transmisi data frekuensi tinggi yang membawa data digital di saluran telepon. Pada bagian pelanggan dipasang pemisah sinyal (splitter) yang memisahkan sinyal frekuensi tinggi agar tidak mengganggu sinyal pembicaraan dan sinyal fungsi operasional pesawat telepon. Dengan demikian, kamu tetap bisa melakukan panggilan telepon ketika sedang berinternet. Sinyal data frekuensi tinggi diproses dalam modem DSL guna melangsungkan koneksi internet antara pelanggan dengan ISP.

Modem DSL langsung terhubung dengan ISP dari pertama dihidupkan dan menjaga koneksi ini tetap berlangsung. Kebanyakan modem ini mampu membagi koneksi internet dari ISP ke beberapa komputer menggunakan port Lokal Area Network (LAN) atau wireless LAN.

Kecepatan DSL mencapai ratusan kbps hingga beberapa Mbps. Ada dua jenis teknologi DSL, yaitu ASDL (Asymmetric Digital Subscriber Line) dan SSDL (Symmetric Digital Subscriber Line). Selain itu tersedia juga layanan DSL yang lebih cepat dibandingkan DSL standar, yaitu HDSL (High data-rate DSL) dan VDSL (Very high data-rate DSL).

4. Satelite VSAT

Koneksi menggunakan satelite merupakan koneksi yang cukup cepat namun termahal. Koneksi ini kita harus menggunakan sebuah payung [ parabola khusus ] untuk menangkap signal satelit.
– kecepatan dari 64 hingga 2mb [ berlaku hanya di Indonesia ] international lebih dari 2mb.
– biaya fix rate bulanan by speed for unlimited use.
– lokasi ditentukan oleh ISP yang menyediakan fasilitas ini.

5. HANDPHONE

Menghubungkan komputer ke internet melalui sambungan jaringan handphone. Dapat dihubungkan melalui Bluetooth maupun usb cable data. Saat online jalur telepon juga tidak terganggu. Bisa menggunakan jaringan GSM maupun CDMA. GSM dapat lebih cepat dengan teknologi 3G atau bahkan teknologi terbaru high speed 3,5G. Sedangkan CDMA menggunakan teknologi CDMA 2000 1x hampir setara dengan 3G. Perhitungan biaya hampir sama semua yaitu menggunakan sistem perhitungan per kilobyte. Kecepatan mulai dari 64kb – 2mb.

6. WIFI / Hotspot

Jenis koneksi ini mulai heboh akhir-akhir ini. Dibeberapa kafe, mal berlomba-lomba memberikan fasilitas ini bahkan gratis untuk para pengunjung / langganan mereka. Wi-fi ini bisa terkoneksi apabila kita memiliki modem WIFI, biasanya notebook jadul belum ada jangan sedih bisa dibeli kok slot pcmci atau colokan usb. Kalau notebook baru biasanya sudah build in semua, dan handphone smartphone khususnya telah memiliki wifi build in juga. sehingga bisa langsung dapat digunakan.

– biaya GRATIS – kalo penyedianya kasi gratis. Kalo bayar maka biasanya di hitung oleh jumlah kb yang digunakan, model seperti isi voucher hp. semua ini tergantung kepada ISP / penyedia jasa internet.
– kecepatan 11mb — 100mb [ semacam lan card ]
– lokasi biasanya di mall, cafe, dan tempat yang ada memang kita telah tahu, misalnya kantor, rumah.

7. Cable Modem
Cable Modem merupakan modem yang menyediakan dua arah komunikasi sata melalui frekuensi radio (RF) pada infrastruktur saluran CATV (Cable TV). Kabel modem ini terutama digunakan untuk memberikan akses internet broadband dalam bentuk internet cable dengan mengambil bandwidth yang tinggi dari jaringan televisi kabel.



Referensi :
rudihd.wordpress.com
id.wikipedia.org
http://pacarita.com
http://stikomaren.wordpress.com
#Pintarnet

PENGERTIAN SEJARAH INTERNET


Internet berawal dari diciptakannya dari teknologi jaringan komputer sekitar tahun 1960. Apa sebenarnya jaringan komputer itu ? Jaringan komputer adalah beberapa komputer terhubung satu sama lain dengan memakai kabel dalam satu lokasi, misalnya dalam satu kantor atau gedung. Jaringan komputer ini berfungsi agar pengguna komputer bisa bertukar informasi dan data dengan pengguna komputer lainnya.

Pada awal diciptakannya, jaringan komputer dimanfaatkan oleh angkatan bersenjata Amerika untuk mengembangkan senjata nuklir. Amerika khawatir jika negaranya diserang maka komunikasi menjadi lumpuh. Untuk itulah mereka mencoba komunikasi dan menukar informasi melalui jaringan komputer.  

Setelah angkatan bersenjata Amerika, dunia pendidikan pun merasa sangat perlu mempelajari dan mengembangkan jaringan komputer. Salah satunya adalah Universitas of California at Los Angeles (UCLA). Akhirnya tahun 1970 internet banyak digunakan di unversitas-universitas di Amerika dan berkembang pesat sampai saat ini. Agar para pengguna komputer dengan merek dan tipe berlainan dapat saling berhubungan, maka para ahli membuat sebuah protokol (semacam bahasa) yang sama untuk dipakai di internet. Namanya TCP (Transmission Control Protocol, bahasa Indonesianya Protokol Pengendali Transmisi) dan IP (Internet Protocol).

Perkembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi yang fenomenal dan menjadi awal munculnya aplikasi web adalah Internet. Internet yang berawal dari riset untuk pertahanan dan keamanan serta pendidikan berkembang menjadi perangkat pendukung bisnis yang sangat berpengaruh. Dalam kaitan dengan aplikasi Web 2.0 ini, terdapat beberapa peristiwa penting dalam sejarah internet, seperti :

A. Perkembangan besar Internet pertama.

Perkembangan besar internet pertama adalah penemuan terpenting ARPA yaitu packet switching pada tahun 1960. Packet switching adalah pengiriman pesan yang dapat dipecah dalam paket-paket kecil yang masing-masing paketnya dapat melalui berbagai alternatif jalur jika salahsatu jalur rusak untuk mencapai tujuan yang telah ditentukan. Packet switching juga memungkinkan jaringan dapat digunakan secara bersamaan untuk melakukan banyak koneksi, berbeda dengan jalur telepon yang memerlukan jalur khusus untuk melakukan koneksi. Maka ketika ARPANET menjadi jaringan komputer nasional di Amerika Serikat pada 1969, packet switching digunakan secara menyeluruh sebagai metode komunikasinya menggantikan circuit switching yang digunakan pada sambungan telepon publik.

Pada tahun 1969 ketika itu Departemen Pertahanan Amerika, U.S. Defense Advanced Research Projects Agency(DARPA) memutuskan untuk mengadakan riset tentang bagaimana cara menghubungkan sejumlah komputer sehingga membentuk jaringan organik.
Program riset ini dikenal dengan nama ARPANET. Pada 1970, sudah lebih dari 10 komputer yang berhasil dihubungkan satu sama lain sehingga mereka bisa saling berkomunikasi dan membentuk sebuah jaringan.
   
ARPANET kemudian merancang sebuah jaringan dengan kehandalan teknologi informasi yang dapat memindahkan data dalam jumlah besar dan dalam waktu yang singkat, dan ditetapkan sebagai sebuah standar pembangunan protokol baru yang saat ini dikenal TCP/IP (Transmission Control Protocol/Internet Protocol) dan disinilah awal dari segala sejarah internet yang dikenal luas sampai saat ini.
 
Tujuan awal dibangunnya proyek itu adalah untuk keperluan militer. Pada saat itu Departemen Pertahanan Amerika Serikat (US Department of Defense) membuat sistem jaringan komputer yang tersebar dengan menghubungkan komputer di daerah-daerah vital untuk mengatasi masalah bila terjadi serangan nuklir dan untuk menghindari terjadinya informasi terpusat, yang apabila terjadi perang dapat mudah dihancurkan.  

Pada mulanya ARPANET hanya menghubungkan 4 situs saja yaitu Stanford Research Institute, University of California, Santa Barbara, University of Utah, di mana mereka membentuk satu jaringan terpadu di tahun 1969, dan secara umum ARPANET diperkenalkan pada bulan Oktober 1972. Tidak lama kemudian proyek ini berkembang pesat di seluruh daerah, dan semua universitas di negara tersebut ingin bergabung, sehingga membuat ARPANET kesulitan untuk mengaturnya. Oleh sebab itu ARPANET dipecah manjadi dua, yaitu "MILNET" untuk keperluan militer dan "ARPANET" baru yang lebih kecil untuk keperluan non-militer seperti, universitas-universitas. Gabungan kedua jaringan akhirnya dikenal dengan nama DARPA Internet, yang kemudian disederhanakan menjadi Internet.

Tahun 1972, Roy Tomlinson berhasil menyempurnakan program e-mail yang ia ciptakan setahun yang lalu untuk ARPANET. Program e-mail ini begitu mudah sehingga langsung menjadi populer. Pada tahun yang sama, icon @ juga diperkenalkan sebagai lambang penting yang menunjukkan “at” atau “pada”. Tahun 1973, jaringan komputer ARPANET mulai dikembangkan ke luar Amerika Serikat. 
  
Komputer University College di London merupakan komputer pertama yang ada di luar Amerika yang menjadi anggota jaringan Arpanet. Pada tahun yang sama, dua orang ahli komputer yakni Vinton Cerf dan Bob Kahn mempresentasikan sebuah gagasan yang lebih besar, yang menjadi cikal bakal pemikiran internet. Ide ini dipresentasikan untuk pertama kalinya di Universitas Sussex.

B. Perkembangan besar Internet kedua 

Perkembangan besar Internet kedua yang dicatat pada sejarah
internet adalah pengembangan lapisan protokol jaringan yang terkenal karena paling banyak digunakan sekarang yaitu TCP/IP (Transmission Control Protocol/ Internet Protocol). Protokol adalah suatu kumpulan aturan untuk berhubungan antarjaringan. Protokol ini dikembangkan oleh Robert Kahn dan Vinton Cerf pada tahun 1974. Dengan protokol yang standar dan disepakati secara luas, maka jaringan lokal yang tersebar di berbagai tempat dapat saling terhubung membentuk jaringan raksasa bahkan sekarang ini menjangkau seluruh dunia. Jaringan dengan menggunakan protokol internet inilah yang sering disebut sebagai jaringan internet.

Hari bersejarah berikutnya adalah tanggal 26 Maret 1976, ketika Ratu Inggris berhasil mengirimkan e-mail dari Royal Signals and Radar Establishment di Malvern. Setahun kemudian, sudah lebih dari 100 komputer yang bergabung di ARPANET membentuk sebuah jaringan atau network. Pada 1979, Tom Truscott, Jim Ellis dan Steve Bellovin, menciptakan newsgroups pertama yang diberi nama USENET. Tahun 1981 France Telecom menciptakan gebrakan dengan meluncurkan telpon televisi pertama, dimana orang bisa saling menelpon sambil berhubungan dengan video link.
 
 Karena komputer yang membentuk jaringan semakin hari semakin banyak, maka dibutuhkan sebuah protokol resmi yang diakui oleh semua jaringan. Pada tahun 1982 dibentuk Transmission Control Protocol atau TCP dan Internet Protokol atau IP yang kita kenal semua. Sementara itu di Eropa muncul jaringan komputer tandingan yang dikenal dengan Eunet, yang menyediakan jasa jaringan komputer di negara-negara Belanda, Inggris, Denmark dan Swedia. Jaringan Eunet menyediakan jasa e-mail dan newsgroup USENET. 

Untuk menyeragamkan alamat di jaringan komputer yang ada, maka pada tahun 1984 diperkenalkan sistem nama domain, yang kini kita kenal dengan DNS atau Domain Name System. Komputer yang tersambung dengan jaringan yang ada sudah melebihi 1000 komputer lebih. Pada 1987 jumlah komputer yang tersambung ke jaringan melonjak 10 kali lipat manjadi 10.000 lebih.
 
Jaringan ARPANET menjadi semakin besar sejak saat itu dan mulai dikelola oleh pihak swasta pada tahun 1984, maka semakin banyak universitas tergabung dan mulailah perusahaan komersial masuk. Protokol TCP/IP menjadi protokol umum yang disepakati sehingga dapat saling berkomunikasi pada jaringan internet ini.

Tahun 1988, Jarko Oikarinen dari Finland menemukan dan sekaligus memperkenalkan IRC atau Internet Relay Chat. Setahun kemudian, jumlah komputer yang saling berhubungan kembali melonjak 10 kali lipat dalam setahun. Tak kurang dari 100.000 komputer kini membentuk sebuah jaringan. Tahun 1990 adalah tahun yang paling bersejarah, ketika Tim Berners Lee menemukan program editor dan browser yang bisa menjelajah antara satu komputer dengan komputer yang lainnya, yang membentuk jaringan itu. Program inilah yang disebut www, atau Worl Wide Web.
Tahun 1992, komputer yang saling tersambung membentuk jaringan sudah melampaui sejuta komputer, dan di tahun yang sama muncul istilah surfing the internet. Tahun 1994, situs internet telah tumbuh menjadi 3000 alamat halaman, dan untuk pertama kalinya virtual-shopping atau e-retail muncul di internet. Dunia langsung berubah. Di tahun yang sama Yahoo! didirikan, yang juga sekaligus kelahiran Netscape Navigator 1.0.

 C. Perkembangan besar Internet ketiga

Perkembangan besar Internet ketiga adalah terbangunnya aplikasi World Wide Web pada tahun 1990 oleh Tim Berners-Lee. Aplikasi World Wide Web (WWW) ini menjadi konten yang dinanti semua pengguna internet. WWW membuat semua pengguna dapat saling berbagi bermacam-macam aplikasi dan konten, serta saling mengaitkan materi-materi yang tersebar di internet. Sejak saat itu pertumbuhan pengguna internet meroket.

 Daftar kejadian penting dalam Internet

1. Awal tahun 1960-an
  •  1962
    J.C.R. Licklider menulis sebuah tulisan mengenai sebuah visi di mana komputer-komputer dapat saling dihubungkan antara satu dengan lainnya secara global agar setiap komputer tersebut mampu menawarkan akses terhadap program dan juga data. Di tahun ini juga RAND Corporation memulai riset terhadap ide ini (jaringan komputer terdistribusi), yang ditujukan untuk tujuan militer.
  • 1965
    Istilah "Hypertext" dikeluarkan oleh Ted Nelson.
  • 1968
    Jaringan Tymnet dibuat.
  • 1971
    Anggota jaringan ARPANET bertambah menjadi 23 buah node komputer, yang terdiri atas komputer-komputer untuk riset milik pemerintah Amerika Serikat dan universitas.
  • 1972
    Sebuah kelompok kerja yang disebut dengan International Network Working Group (INWG) dibuat untuk meningkatkan teknologi jaringan komputer dan juga membuat standar-standar untuk jaringan komputer, termasuk di antaranya adalah Internet. Pembicara pertama dari organisasi ini adalah Vint Cerf, yang kemudian disebut sebagai "Bapak Internet".
  • 1972-1974
    Beberapa layanan basis data komersial seperti Dialog, SDC Orbit, Lexis, The New York Times DataBank, dan lainnya, mendaftarkan dirinya ke ARPANET melalui jaringan dial-up.
  • 1973
    ARPANET ke luar Amerika Serikat: pada tahun ini, anggota ARPANET bertambah lagi dengan masuknya beberapa universitas di luar Amerika Serikat yakni University College of London dari Inggris dan Royal Radar Establishment di Norwegia.
  • 1974
    Vint Cerf dan Bob Kahn mempublikasikan spesifikasi detail protokol Transmission Control Protocol (TCP) dalam artikel "A Protocol for Packet Network Interconnection".
     
     
     
     
     
     
  • 1974
    Bolt, Beranet & Newman (BBN), pontraktor untuk ARPANET, membuka sebuah versi komersial dari ARPANET yang mereka sebut sebagai Telenet, yang merupakan layanan paket data publik pertama.
  • 1977
    Sudah ada 111 buah komputer yang telah terhubung ke ARPANET.
  • 1978
    Protokol TCP dipecah menjadi dua bagian, yakni Transmission Control Protocol dan Internet Protocol(TCP/IP).
  • 1979
    Grup diskusi Usenet pertama dibuat oleh Tom Truscott, Jim Ellis dan Steve Bellovin, alumni dari Duke University dan University of North Carolina Amerika Serikat. Setelah itu, penggunaan Usenet pun meningkat secara drasti.

2. Awal tahun 1980-an
  • 1981
    France Telecom membuat sebuah gebrakan di dunia teknologi saat itu dengan meluncurkan telepon televise pertama yang memberikan kemudahan orang-orang untuk bisa saling menelepon berhubungan dengan video link.
  • 1982
    Istilah "Internet" pertama kali digunakan, dan TCP/IP diadopsi sebagai protokol universal untuk jaringan tersebut. Name server mulai dikembangkan, sehingga mengizinkan para pengguna agar dapat terhubung kepada sebuah host tanpa harus mengetahui jalur pasti menuju host tersebut. Tahun ini tercatat ada lebih dari 1000 buah host yang tergabung ke Internet.
  • 1986
    Diperkenalkan sistem nama domain, yang sekarang dikenal dengan DNS(Domain Name System)yang berfungsi untuk menyeragamkan sistem pemberian nama alamat di jaringan komputer. 
  • 1990
    Tahun dimana munculnya program editor dan browser yang di temukan oleh Tim Berners Lee. Program tersebut  memberikan kemampuan bagi pengguna untuk menjelajah jaringan computer yang terhubung. Program tersebut diberi nama WWW atau Worl Wide Web seperti sekarang.
  • 1994
    Di tahun ini internet berkembang dan tumbuh menjadi 3000 alamat halaman. Di tahun ini pula muncul virtual-shopping atau e-retail di dunia internet. Bukan itu saja, 1994 juga lahirnya situs Yahoo! Yang melahirkan Netscape Navigator 1.0. Dimana memungkinkan computer berinteraksi dengan pengguna computer lainnya secara global seperti yang kita gunakan seperti sekarang ini.



D. Sejarah Internet Indonesia



sejarah internet indonesia, Internet saat ini sudah merupakan bagian yang tidak dapat dipisahkan lagi dari setiap aktifitas kehidupan, baik dari sisi pendidikan, bisnis, serta kesehatan. Namun siapa yang tahu bagaimana perkembangan dan sejarah internet indonesia. Pada era 1990 sebuah paguyuban yang bernama paguyuban network yang pertama kali menggunakan jaringan internet di indonesia. IP atau protokol internet yang pertama kali di gunakan indonesia UI-NETLAB dengan IP 192.41.206/24. Ip ini terekam dalam catatan whois ARIN dan APNIC, yang kemudian didaftarkan oleh Universitas Indonesia pada 24 juni 1988. Para toko pembangunan internet indonesia seperti Ono w Purbo, Suryono adisoemarta, muhamad ihsanm Robby Soebiakto, RMS ibrahim, Firman siregar, Putu, dan Adi indrayanto memiliki andil cukup besar dalam perkembangan sejarah internet indonesia pada masa itu.

Baru sekitar tahun 1994 Berdirilah sebuah ISP atau Internet Service Provider komersial pertama kali di indonesia bernama IndoNet. Sambungan Internet pada masa itu menggunakan sistem dial up ke nomor IndoNet. Baru pada tahun 1995 Clarisa salah satu BBS di Indonesia menyediakan Jasa Akses Telnet ke luar indonesia. Penggunaan telnet tersebut memakai metode remote browser Lynk di Amerika sehingga para pengguna internet di Indonesia dapat mengakses internet melalui HTTP.
Pada tahun yang sama mulailah berkembang konsep mailing list yang membentuk sebuah komunitas mailing list di dunia maya dengan jumlah mailing list hingga ratusan list. Menanggapi hal ini Telkomnet kemudian melalui plasagroup.com menyiapkan sebuah server besar guna menampung forum mailing list ini.

Seiring dengan itu pada bulan Juli 1995, ISP swasta bernama PT Bonet Utama mendirikan sebuah warnet yang penggunaannya khusus bagi para turis yang berkunjung ke kebun raya Bogor. Beberapa tahun kemudian tepatnya antara tahun 1997-1998 mulailah tumbuh kios yang menawarkan fasilitas internet yang saat ini kita sebut sebagai warnet.

Melihat dari perjalanan sejarah internet Indonesia, kita semestinya berterima kasih pada para pengusung teknologi internet di negeri ini. Yang hasilnya dapat kita lihat dan kita nikmati saat ini, dimana teknologi internet sudah semakin mudah di dapat dengan harga yang bisa dikatakan cukup terjangkau.



 Referensi :
http://nikfaminetik.blogspot.co
http://id.wikipedia.org/wiki/Sejarah_Internet
http://pacarita.com/mengenal-sejarah-internet-indonesia.html




Sabtu, 27 September 2014

Sistem Kekerabatan

A.     PENGERTIAN KEKERABATAN / KEKELUARGAAN

Hubungan kekerabatan atau kekeluargaan merupakan hubungan antara pihak tiap entitas yang memiliki asal usul silsilah yang sama baik memiliki keturunan biologis , social, dan budaya. Hubungan kekerabatan iniadalah salah satu prinsip mendasar untuk mengelompokan tiap orang kedalam kelompok social peran katagori dan silsilah. Dan dalam Antropologi system kekerabatan termasuk dalam keturunan dan pernikahan .

Sitem kekerabatan menurut Meyer Fortes adalah bahwa system kekerabatan suatu masyarakat dapat dipergunakan untu kmenggambar struktur social dari masyarakat yang bersangkutan .

B.    PEMIKIRAAN TENTANG ASAL MULA DAN PERKEMBANGAN KELUARGA

Untuk mengetahui tentang asalmula dan perkembangan keluarga disini kita dapat melihat adanya tahapan tahapan dari teori yang berkaitan dengan bagaimana caranya berkembangnya suatu keluarga

1)      J Lubbock seorang ahli Antropologi tua berpendapat bahwa awal mulanya manusia hidup dari berkelompok dimana antara lakilaki dan perempuan mempunyai keturunan tanpa adanya ikatan sehingga memiliki keluarga inti (nuclear family). Hal ini dianggap tahap pertama dalam asal mula dan berkembangnya suatu keluarga.

2)      Tahapkedua, disini menjelaskan bahwa cepat atau lambat anak dan ibunya akan menyadari bahwa mereka sebagai keluarga inti didalam masyarakat, disebabkan anak hanya mengenal ibunya sedangkan dengan ayahnya tidak maka dari itu ibu berperan sebagai kepala keluarga. Didalam keluarga intipun sangat dihindari perkawinan antara ibu dan anak lakilaki karena ditakutan akan terjadi adat perkawinan diluar batas disebuah keluarga yang disebut exogami. Kelompok keluarga tadi mulai meluas karena garis keturunan untuk selanjutnya selalu diperhitungkan melalui garis ibu. Dengan keadaan seperti ini timbul suatu keadaan masyarakat yang waktu itu oleh Wilken disebut matriarchaat. Ini adalah tingkat kedua dari perkembangan kebudayaan masyarakat.


3)      Ditahap yang ke-2 ada ibu yang menjadi kepala keluarga sedangkan ditahap ke-3 ayah menjadi kepala keluarga karena tidak puas dengan keadaan tahap ke2 caranya mereka mulai mengambil calon istri dari kelompok lain dan membawanya ke kelompok mereka sendiri. Keturunan mereka juga tetap tinggal bersama kelompok pria. Kejadian ini menimbulkan suatu kelompok keluarga dengan si ayah sebagai ketua, dan dengan meluasnya kelompok ini, timbul keadaan patriarchaat. Ini adalah tingkat ketiga dalam proses perkembangan kebudayaan manusia.

4)      Ditahap yang terakhir atau yang ke-4 ini terjadi jika adanya exogami yang berubah menjadi endogami yang artinya anak memilki hubungan langsung dengan anggota keluarga ayahnya dan ibunya. Patriachaat dan Matriachaat lambat laun akan menghilang dan berubah menjadi susunan kekerabatan yang disebut oleh Wilken sebagai susunan Parental atau Bilateral.

C.     RUMAH TANGGA DAN KELUARGA INTI

Untuk mengenal tentang keluarga inti kita harus mengenal tentang tingkat daur ulang yang artinya menelaah tentang tingkatan manusia sepanjang hidup yang dalam Antropologi. Tingkatan-tingkatan daur ulang adalah masa bayi, masa panyapihan, masa kanak-kanak, masa remaja, masa puber, masa sudah menikah, masa kehamilan, masa usia lanjut dll. Setiap peralihat dari tingkat kehidupan ketingkat berikutnya, besar diadakan upacara yang sifatnya universal.

Perkawinan akan menimbulkan sebuah keluarga yang memiliki kesatuan yang disebut rumah tangga tugasnya mengurus perekonomian rumah tangga tugasnya mengurus perekonomian rumah tangga. Rumah tangga terdiri dari keluarga , tetapi rumah tangga dapat terdiri lebih dari 1 keluarga inti karena rumah dapat diperbesar dan pergenerasi keluarga terus bertambah.

---------- Biasanya seorang peneliti untuk menghitung jumlah rumah tangga menggunakan dapur yang ada dirumah tersebut bukan jumlah bangunan atau keluarga inti yang ada ---------------------------------------------------------------------------

Keluarga inti adalah terdiri dari suami ,istri dan anak-anak mereka yang belum menikah atau bias disebut juga keluarga conjugal. Biasanya suami dan istri saling kerja sama untuk memikirkan pentingnya pendidikan dalam sosialisasi untuk keturunannya. Bentuk keluarga inti seperti ini yang sederhana biasa disebut monogami yang terdiri dari lakilaki dan perempuan. Tetapi jika didalam sesuatu keluarga inti yang lebih dari seorang suami dan istri kita bisa sebut poligami. Jika didalam keluarga ini ada seseorang suami tetapi lebih dari seorang istri keluarga tersebut disebut poligini sedangkan dikeluarga inti terdapat seorang istri tetapi lebih dari seorang suami disebut  poliandri.
Rupanya jumlah suku bangsa di dunia yang mengenal suatu masyarakat dengan keluarga-keluarga inti yang berdasarkan poligini lebih besar dari pada keluarga-keluarga inti berdasarkan monogami. Sebaliknya tidak boleh dilupakan bahwa pada  semua suku bangsa di dunia yang mengenal sistem poligini, tidak pernah didapat keluarga inti secara 100% berdasarkan poligini. Biasanya hanya suatu bagian kecil dari pada orang-orang dalam tiap suku bangsa yang mengenal poligini itu melakukanya. Menurut para ahli, biasanya kurang dari 20% melakukan poligini, dan mereka itu biasanya adalah orang-orang dari kelas atas, bangsawan, orang-orang kaya, dan sebagainya, dalam masyarakatnya mereka masing-masing. Kecuali itu, jangan dilupakan bahwa lepas dari soal jumlah suku bangsa yang mengenal sistem poligini, sebagian besar dari jumlah penduduk dunia hidup dalam keluaga inti yang berdasarkan monogami, karena suatu bagian yang amat basar dari dunia sekarang terpengaruh oleh bentuk-bentuk keluarga inti yang dikenal oleh bangsa-bangsa Eropa dan Amerika, yang semua memang berdasarkan monogami. Adapun keluarga inti yang berdasarkan poliandri tidak banyak contohnya.

Harus diingat bahwa kedua pengertian, ialah rumah tangga dan keluarga batih, harus kita pisahkan dengan tajam. Seperti telah  dikatakan di atas, rumah tangga bisa lebih besar dari keluarga inti, dan terdiri dari orang-orang warga keluarga inti, ditambah orang-orang menumpang, pembantu-pembantu rumah tangga, pelayan dan kadang-kadang budak-budak, atau terdiri dari dua atau tiga keluarga inti. Sebaliknya, ada pula rumah tangga yang lebih kecil dari keluarga inti, misalnya kalau suami dan istri tinggal terpisah dalam dua kota yang berlainan, atau dalam suatu keluarga inti yang berdasarkan poligini tiap istri hidup dengan anak-anaknya masing-masing, dalam rumahnya sendiri-sendiri,  dan mengurus ekonomi rumah tangganya sendiri-sendiri.

Pada semua keluarga inti dalam semua masyarakat di dunia, kita lihat adanya dua fungsi pokok yang sama, ialah :

1.             Keluarga inti merupakan kelompok dimana individu pada dasarnya dapat menerima bantuan umat dari sesama.
2.             Keluarga inti merupakan kelompok dimana individu itu awalnya ketika mereka mandiri dan masih harus mendapatkan pengasuhan tau pemulaan dari pendidiknya.


D.    Kelompok-kelompok kekerabatan

Bentuk-bentuk keluarga inti adalah kesatuan yang dalam antropologi disebut KIngroup, atau kelompok kekerabatan.

 Yang dimaksud dengan group atau kelompok adalah kesatuan individu yang diikat oleh sekurang-kurangnya 6 unsur yaitu:

1.                       Sistem norma-norma yang mengatur tingkah laku warga kelompok
2.                       Rasa kepribadian kelompok yang disadari semua warga
3.                       Interaksi yang intensif antar warga kelompok
4.                       Sistem hak dan kewajiban yang mengatur interaksi antar warga kelompok
5.                       Pemimpin yang mengatur kegiatan-kegiatan kelompok
6.                       Sistem hak dan kewajiban terhadap harta produktif, harta konsumtif, atau harta pusaka        
       tertentu

Dengan demikian hubungan kekerabatan merupakan unsure pengikat bagi suatu kelompok kekerabatan. Tidak semua kelompok memiliki ke-6 unsur tersebut, karena selain wujudnya berbeda beda ada pula yang berbeda nilainya.






G.P Murdock membedakan 3 katagori kelompok kekerabatan berdasarkan fungsinya, yaitu ;

I.                   Kelompok kekerabatan berkorporasi, sifatnya eksklusif dan biasanya memiliki ke-6 unsur tersebut. Dan jumlah kelompok ini biasanya terbatas.

II.                   Kelompok kekerabatan kadang kala, sering kali tidak memiliki semua unsur yang ke-6. Kelompok jenis ini biasanya terdiri dari banyak  anggota. Sehingga interaksi yang terus menerus tetapi hanya berkumpul kadang kadang saja.

III.                   Kelompok kekerabatan menurut adat, biasanya tidak memiliki unsur-unsur 4,5, dan 6 dan kadang unsur 3. Kelompok-kelompok ini bentuknya sudah semakin besar sehingga ,warganya tidak saling mengenal. Mereka umumnya hanya mengatahui keberadaan warga kelompok berdasarkan tanda-tanda yang ditentukan adat.

Selain keluarga inti, ada beberapa bentuk kelompok kekerabatan yang sifatnya universal, yakni kelompok kekerabatan dengan seorang tokoh atau keluarga yang masih hidup sebagai pusat perhitungan disebut (ego-ori-ented kingroups), yang termasuk golongan pertamainiialah Kindred dan keluarga luas.
Kelompok yang kedua ialah kekerabtan berdasarkan hubungan kekerabatan disebut (encestor-oriented kingroup), dan yang termasuk kelompok kedua ini adalah keluarga ambelined kecil, keluarga ambilined besar, keln kecil, klen besar, kfatri, dan paroh masyarakat.

CATATAN !
·         Kindkred. Dalam masyarakat didunia seseorang sering bergaul saling bantu-mem bantu melakukan aktifitas bersama saudara-saudaranya. Misalnya: pada hari ulang tahun.
·         Keluarga luas. Terdiri dari lebih keluarga inti, tetapi semuanya merupakan suatu kesatuan social yang amat erat dan biasanya hidup atau tinggal bersama dalam satu rumah.
·         Keluarga abilineal kecil. Terjadi ketika suatu keluarga luas yang untrolokal mendapat suatu kepribadian oleh warganya, contohnya timbul pelukis etnografi yang baik, terbukti ada banyak didunia.
·         Keluarga ambelineal besar. Kelompok kekerabatan yang terdiri dari beberapa angkatan yang diturunkan oleh nenek moyang yang tidak saling mengenal, jumlah mereka berates-ratus
·         Klen besar. Merupakan suatu kelompok yang terdiri dari semua nenek moyang yang diperhitungkan melalui garis keturunan sejenis.
·         Klen kecil. Merupakan suatu kelompok kekerabatan yang terdiri dari segabungan keluarga luas yang merasakan dirinya berasal dari seorang moyang, dan terikat melalui garis keturunan yang suatu, baik laki-laki atau perempuan
·         Fatri adalah kelompok kekerabatan  yang sifatnya local dan merupakan gabungan dari kelompok-kelompok klen setempat.
·         Paroh masyarakat adalah kelompok kekerabatan gabungan klen seperti fatri, tetapi yang selalu merupakan separoh dari suatu masyarakat.

E.   Prinsip-Prinsip Keturunan yang Mengikat Kelompok-Kelompok Sosial

                Setiap individu yang hidup dalam suatu masyarakat secara biologis dapat menyebut kerabat semua orang sesamanya yang mempunyai hubungan darah atau genes melalu ibu atau ayahnya. Namun bagi seorang individu, batas kaum “ kerabat sosiologisnya” atau kaum kerabatnya dalam rangka kehidupan masyarakatnya juga berbeda bila dipandang dari tiga sudut, antara lain:
1.        Batas kesadaran kekerabatan (kinship awareness).
2.        Batas dari pergaulan kekerabatan (kinship affiliations).
3.        Batas dari hubungan-hubungan kekerabatan (kinship relations).

Batas-batas dari hubungan kekerabatan ditentukan oleh prinsip-prinsip keturunan atau principle of descent. Menurut para ilmuwan, ada paling sedikit empat macam prinsip keturunan, yaitu:
1.        Prinsip patrilineal atau patrilineal descent yang menghitungkan hubungan kekerabatan melalui pria saja.
2.        Prinsip matrilineal atau matrilineal descent yang menghitungkan hubungan kekerabatan melalui wanita saja.
3.        Prinsip bilineal atau bilineal descent yang menghitungkan hubungan kekerabatan melalui pria saja untuk sejumlah hak dan kewajiban tettentu, dan melalui wanita untuk sejumlah hak dan kewajiban yang lain.
4.        Prinsip bilateral atau bilateal descent yang menghitungkan hubungan kekerabatan melalui pria maupun wanita.

Dalam prinsip bilateral sendiri terdapat tambahan-tambahan prinsip, yaitu:

1.        Prinsip ambilineal, yang menghitungkan hubungan kekerabatan untuk sebagian orang dalam masyarakat melalui pria, dan untuk sebagian orang lain dalam masyarakat itu juga melalui wanita.
2.        Prinsip konsentris, yang menghitungkan hubungan kekerabatan sampai jumlah angkatan yang terbatas.
3.        Prinsip promogenitur, yang menghitungkan hubungan kekerabatan melalui pria maupun wanita, tetapi hanya yang tertua saja.
4.        Prinsip ultimogenitur, yang menghitungkan hubungan kekerabagan melalui pria maupun wanita, tetapi hanya yang termuda saja.

F.    Sistem Istilah Kekerabatan

Sistem istilah kekerabatan inti mempunyai hubungan yang erat dengan sistem kekerabatan dalam masyarakat. Hubungan antara sistem istilah kekerabatan dalam suatu bahasa dengan sistem kekerabatan dari suku bangsa yang mengucapkan bahasa itu adalah suatu hal yang mula-mula ditemuka oleh L.H. Morgan.
Menurut para sarjana antropologi, masalah istilah kekerabatan dapat di pandang dari tiga sudut, yaitu:
1.                                 Dari sudut cara pemakain dari pada istilah-istilah kekerabatan pada umumnya.
2.        Dari sudut susunan unsur-unsur bahasa dari istilah-istilahnya.
3.        Dari sudut jumlah orang kerabat yang di klasifikasikan kedalam suatu istilah.
Dipandang dari sudut  cara pemakaian dari istilah-istilah kekerabatan pada umumnya, maka tiap bahasa mempunyai dua macam sistem istilah yang disebut, istilah menyapa atau term of adress, istilah menyebut atau term of reference.

Dipandang dari sudut susunan unsur-unsur bahasa dari istilah-istilah kekerabatan, maka tiap sistem istilah kekerabatan itu menpunyai tiga macam istilah, yaitu; istilah kata dasar atau elementary terms, istilah kata ambilan atau derivative terms, istilah deskriftif atau descrivtive terms.

Dipandang dari sudut jumlah orang kerabat yang diklasifikasikan kedalam satu istilah itu, maka tiap sistem istilah kekerabatan mempunyai tiga macam istilah, yaitu; istilah denonatif atau denotatif term, istilah designatif atau designative term, istilah klasifikatoris atau clasivicatory term.

Para sarjana antropologi telah mendapatkan berbagai macam metode untuk mengupas sistem-sistem istilah kekerabatan. Salah satu bagian adalah misalnya istilah-istilah untuk menyebut istilah saudara kandung dan saudara sepupu. Sistem istilah kekerabatan suku bangsa di muka bumi dapat digolongkan dalam enam tipe, diantaranya yaitu;
  1. Tipe hawaiian. Dalam tipe istilah ini semua saudara sepupu mempunyai istilah yang sama dengan saudara kandung. Tipe ini sering disebut generation type.
  2. Tipe Eskimo. Dalam tipe istilah untuk saudara sepupu ini semua saudara sepupu disebut dengan satu istilah berbeda dengan istilah untuk saudara sekandung. Tipe ini juga disebut  linial type.
  3. Tipe Iroquois. Dalam tipe ini saudara sekandung yang parallel cousin mempunyai istilah yang sama dengan saudara sekandung, tetapi berlainan dari saudara sepupu yang cross cousin. Tipe ini sering kali disebut bifurcate margin type.
  4. Tipe Sudan. Dalam tipe ini baik parallel cousin maupun cross cousin masing-masing mempunya istilah-istilah khusus yang berbeda lagi dari istilah untuk saudara kandung. Tipe isi sering disebut bifurcate collateral type.
  5. Tipe Omaha. Dalam tipe ini parallel cousin mempunyai istilah-istilah yang sama dengan saudara kandung, sebaliknya cross cousin dari pihak ayah mempunyai istilah yang berbeda dengan cross cousin dari pihak ibu, tetapi istilah cross cousin melanggar prinsip generation, sehingga cross cousin dari pihak ayah mempunyai istilah yang sama dengan anak saudara wanita, dan cross cousin dari pihak ibu mempunyai istilah yang sama dengan saudara wanita ibu dan ibu-ibu.
  6. Tipe Crow. Dalam tipe ini juga parallel cousin mempunyai istilah yang sama dengan saudara kandung. Cross cousin mempunyai istilah yang ama dengan saudara-saudara kandung. Cross cousin mempunyai istilah-istilah yang khusus, yang juga melanggar prinsip generation, sehingga cross cousin dari pihak ayah mempunya istilah yang sama dengan saudara wanita ayah dan ibu ayah, dan cross cousin dari pihak ibu mempunyai istilah yang sama dengan saudara anak laki-laki.

G.    Sopan Santun Pergaulan Kekerabatan

Dalam hal menyelediki dan mengupas suatu sistem kekerabatan dalam suatu masyarakat, ada baiknya seorang peneliti juga memperhatikan adat sopan santun pergaulan atau kinship behaviour dan mencoba mencatat hal itu setepat mungkin. Adat sopan santun pergaulan memang menentukann bagaimana orang seharusnya bersikap terhadap kerabatnya yang satu, dan bagaimana terhadap kerabatnya yang lain, dan karena itu mengandung banyak bahan yang bisa menerangkan sistem kekerabatannya pada umumnya dalam masyarakat yang bersangkutan.

Dalam masyarakat dari hampir semua suku bangsa di Indonesia, adat sopan santun yang menentukan bahwa kelakuan terhadap kerabat-kerabat yang amat tua harus bersifat menghormati, adapula kerabat-kerabat yang dapat kita pergauli dengan sikap bebas. Dalam masyarakat suka-suku bangsa lain didunia, adat yang menentukan kepada siapakah orang harus bersikap hormat dan kepada siapakah orang bisa bersikap bebas.

Beberapa sarjana antropologi telah mencoba menerangkan mengapa adat sopan santun hubungan kekerabatan yang mengandung hormat maupun kebebasan itu dapat meningkat ke arah kedua ekstrim tersebut. Ada suatu teori yang menerangkan bahwa kedua bentuk adat sopan santun yang ekstrim tersebut hanya suatu saluran psikologis saja untuk menyalurkan ketegangan-ketegangan yang selalu timbul antara individu yang berada dalam pergaulan secara terus-menerus dan intensif. Bergaul secara erat memberi kesempatan bagi kedua belah pihak untuk mengetahui kelemahan-kelemahan masing-masing, dan memberi lebih banyak kesempatan untuk konflik dan ketegangan. Dalam banyak masyarakat kecil di dunia, seseorang sering terpaksa harus bergaul dengan kaum kerabatnya secara erat sekali,  konflik dan ketegangan harus di hindari dengan adat-adat sopan santun bersungkan atau bergurau.

H.    Ikhtisar  Kelompok-Kelompok Kekerabatan

Kelompok-kelompok kekerabatan tersebut, yang tersusun menurut tata urutan dari yang kecil sampai besar, dapat kita periksa fungsi-fungsi sosialnya. Fungsi sosial dari kelompok-kelompok kekerabatan kecil, khusunya dari keluarga batih dan keluarga luas, adalah mengurus tata laksana kehidupan rumah tangga, sedangkan usaha mata pencaharian hidup sebagai kesatuan juga hanya bisa dilaksanakan oleh kelompok-kelompok kerabatan yang kecil, ketat.
Fungsi melambangkan kesatuan adat dalam kenyataan berwujud penyelenggaraan-penyelenggaraan dari ucapan agama (seperti upacara pembakaran tulang belulang nenek moyang), atau upacara sosial politik (seperti potlatch), yang bertujuan memperkokoh rasa indentited klen besar, fratri, atau paruh masyarakat. Masyarakat-masyarakat dengan klen besar, tetapi tanpa fratri atau moiety, atau sudah hilang organisasi itu, juga tidak mempunyai kehidupan  klen besar, arti klen besar sebagai kelompok kerabat hilang fungsi sosialnya. Contohnya adalah misalnya marga batak yang seperti telah diuraikan diatas, merupan klen besar dengan beratus-ratus ribu warga, yang satu dengan yang lain tidak saling kenal-mengenal lagi. Karena marga batak tidak kenal lagi sistem fratri atau moiety yang berarti, maka arti dari marga besar (bukan marga kecil) dalam kehidupan orang batak hilang atri dan fungsi sosialnya.

 Dalam zaman modern ini banyak dari fungsi-fungsi sosial diambil alih oleh lain-lain pranata sosial dan lembaga-lembaga dalam masyarakat. Dalam masyarakat sekarang misalnya, yang biasanya berdasarkan negara nasional, jarang kekuatan politik dikerahkan melalui saluran-saluran kekerabatan, melainkan melalui partai-partai politik, organisasi buruh, atau lembaga-lembaga politik dalam rangka negara nasional. Misalnya, mengerahkan tenaga untuk menyelesaikan suatu pekerjaan dalam masyarakat kota, bahkan sekarang makin lama makin banyak juga dalam masyarakat perdesaan, jarang lagi memakai saluran hubungan kekerabatan, karena bermacam-macam tenaga buruh, masing-masing dengan keahlian yang khusus, dapat dikerahkan dalam sistem upah.  
 

Kesimpulan

     Dengan demikian dapat disampaikan bahwa hubungan kekerabatan atau kekeluargaan ini dalam menjalin hubungannya dimulai dari tahap yang paling awal yaitu dalam keluarga atau rumah tangga. Dan hubungan kekerabatan ini juga merupakan unsur pengikat bagi suatu kelompok kekerabatan, caranya dapat di tempuh dengan adanya perkawinan dan juga keturunan.

Di Indonesia sendiri terdapat banyaknya sistem kekerabatan yang berlangsung dalam berbagai suku – suku yang ada di Indonesia, contohnya seperti suku bugis dengan patron kliennya ( sistem kesetia kawanan ) dan banyak lagi.

 
DAFTAR PUSTAKA :

Koentjaraningrat.1996.Pengantar ilmu antropologi jilid 1.Jakarta:  Rineka Cipta
Koentjaraningrat.1967.Beberapa Pokok Antropologi Sosial.Yogyakarta: Dian Rakyat